Suasana hangat dan akrab menyelimuti Gedung Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada acara Coffee Morning dan Ramah Tamah bersama para pelaku usaha, Jum’at (17/4/206.

Hadiri Coffee Morning Pelaku Usaha KEK Sei Mangkei, Wakil Bupati: Pemkab Akan Bangun BLK di Kota Perdagangan

WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.05.18
WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.05.17
WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.05.17 (1)
WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.05.17 (2)
WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.05.16 (2)
WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.05.16 (1)
WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.05.16
WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.05.15
WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.05.18 WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.05.17 WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.05.17 (1) WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.05.17 (2) WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.05.16 (2) WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.05.16 (1) WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.05.16 WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.05.15

Wakil Bupati Simalungun, Benny Gusman Sinaga, yang mewakili Bupati, hadir langsung didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah, untuk mendengarkan aspirasi dan menyampaikan sejumlah rencana strategis pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan kawasan industri tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati membacakan sambutan Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih. Wakil Bupati menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada PT. KINRA selaku pengelola dan Administrator KEK yang telah memfasilitasi pertemuan penting ini.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) berharap forum komunikasi seperti ini dapat menjadi wadah yang berkelanjutan, tidak hanya untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga untuk menyerap informasi, keluhan, serta masukan guna kemajuan bersama.

“Kegiatan ini selain wadah silahturahim, tujuannya juga memperoleh informasi terkini berkaitan dengan KEK Sei Mangkei yang nantinya diperlukan untuk perkembangan kawasan serta kebermanfaatannya bagi masyarakat,”ujar Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga memaparkan sejumlah komitmen nyata yang akan dilakukan Pemkab Simalungun bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Salah satu poin utama yang disorot adalah rencana pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kota Perdagangan. Kehadiran BLK ini diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia yang siap kerja dan kompeten sesuai kebutuhan industri di kawasan tersebut.

Selain itu, Pemkab juga akan berkoordinasi intensif dengan PT KINRA terkait pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), penyediaan kawasan hunian yang layak bagi pekerja, serta penyusunan kajian teknis untuk pembentukan tim satgas khusus KEK Sei Mangkei.

Pemkab Simalungun juga mendukung penuh rencana peningkatan jalan provinsi di sekitar kawasan yang telah disepakati dalam kerjasama antara Pemprov, Administrator, PT KINRA, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Bupati Simalungun selaku Ketua Dewan Kawasan menegaskan harapan besarnya agar keberadaan KEK Sei Mangkei benar-benar memberikan dampak positif berupa lapangan kerja baru dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Meski menyadari adanya tantangan global akibat gejolak ekonomi dan geopolitik yang berdampak pada biaya produksi, ia berkeyakinan dengan sinergi yang kuat, iklim investasi yang aman, nyaman, dan berkeadilan akan tetap terwujud.

“Kita merupakan kawasan ekonomi khusus satu-satunya di Sumatera Utara dengan tema manufaktur ekonomi. Kebijakan ini dibuat untuk membangun daerah, memberikan kemudahan perizinan, dan kepastian hukum bagi para investor,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Administrator KEK Sei Mangkei, Irwan Hercules Sitorus, menyambut baik pertemuan ini sebagai momentum penting mempererat kolaborasi. Irwan memaparkan capaian gemilang kawasan ini, di mana nilai produksi tercatat tumbuh signifikan sebesar 19,1 persen, dengan kontribusi ekspor mencapai 13,3 persen. Bahkan, lebih dari 70 persen produk yang dihasilkan telah menembus pasar internasional, didominasi oleh industri hilirisasi sawit, karet, pariwisata, dan logistik.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 29 pelaku usaha telah bergabung dan beroperasi. Meski menunjukkan tren positif, Irwan menyoroti perlunya dukungan infrastruktur yang lebih baik, terutama akses jalan dan fasilitas pendukung lainnya untuk menunjang aktivitas investasi yang semakin meningkat.

Hal senada disampaikan perwakilan PT KINRA, Alwin Abdi, yang berharap pertemuan ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkret. “Semoga ini menjadi ajang silaturahmi yang menghasilkan langkah konkret dalam mempercepat pertumbuhan kawasan, sehingga memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah maupun nasional,” ujarnya.

Acara yang dipandu langsung oleh Plt. Kepala Administrator ini kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif atau sharing session. Para pengusaha dan perwakilan pemerintah saling bertukar pikiran, menyampaikan kendala yang dihadapi, serta mencari solusi bersama demi memajukan KEK Sei Mangkei sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelas dunia.(*).

Loading