Semangat kegembiraan dan kebanggaan menyelimuti halaman Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Sumatera Utara, Sabtu (18/4/2026). Masyarakat memadati lokasi untuk memeriahkan Pesta Rakyat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-193 Daerah Simalungun.
Pesta Rakyat Hari Jadi ke-193 Simalungun: Refleksi Sejarah dan Penguatan Komitmen Pembangunan
Acara ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momen sakral untuk merefleksikan perjalanan panjang sejarah serta mempertegas komitmen bersama memajukan daerah.
Peringatan ini dimulai dengan nuansa spiritual dan budaya yang sangat kental. Sebelum puncak acara, rombongan Pemkab melakukan ziarah atau Mamuhun ke makam Raja Marpitu, para pendiri daerah Simalungun, sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas jasa para leluhur.
Di lokasi acara, prosesi Maranggir turut digelar, dimaknai sebagai upaya mensucikan diri, menolak bala, dan memohon keselamatan serta keberkahan. Doa pembuka kemudian dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Simalungun, diwakili H. Abdul Wahab Dalimunthe.
Suasana semakin meriah dan berwarna dengan digelarnya parade kontingen dari 32 kecamatan. Iring-iringan yang diawali oleh drum band SMA Plus Efarina ini menampilkan deretan kendaraan hias yang indah, serta pembawaan Siluah atau oleh-oleh hasil bumi unggulan dari setiap wilayah.
Para peserta disambut hangat oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga dan jajaran Forkopimda serta undangan lainnya.
Kadis Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Budparekraf), Frengki Purba, melaporkan bahwa rangkaian acara dirancang untuk melestarikan kearifan lokal. Mulai dari workshop pembuatan Gotong, berbagai jenis Bulang, peracikan obat tradisional, hingga kuliner khas, semuanya ditampilkan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Simalungun kepada generasi muda.
Dalam sambutannya, Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih menegaskan makna mendalam dari perayaan ini. Menurutnya, usia 193 tahun adalah bukti ketangguhan daerah yang harus diiringi dengan semangat pembangunan yang berkelanjutan.
“Peringatan ini adalah momentum refleksi sejarah, penguatan jati diri, serta komitmen bersama. Menjaga budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi kewajiban seluruh elemen masyarakat. Budaya adalah identitas, dan identitas adalah kekuatan kita menghadapi tantangan globalisasi,” tegas Bupati.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, yang menyampaikan kedekatan emosional dan kerjasama yang erat antara kedua kabupaten tetangga. Ia berharap momen ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi demi kemajuan bersama.
Sementara itu, perwakilan Gubernur Sumatera Utara, Asisten Administrasi Umum, Muhammad Suif Sitorus, mengapresiasi perkembangan positif Simalungun. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai gotong royong dan kearifan lokal di tengah modernisasi.
“Di tengah arus globalisasi, kita tidak boleh kehilangan jati diri. Nilai-nilai luhur inilah yang menjadi modal sosial yang luar biasa untuk membangun daerah. Kita juga harus terus meningkatkan kualitas SDM, infrastruktur, dan mengurangi kesenjangan antar wilayah,” ujarnya.
Puncak acara semakin memukau dengan berbagai penampilan seni budaya yang memukau. Tarian dari 100 anak PAUD, atraksi Tor-tor Balang Sahua, Tor-tor Dihar Simalungun, hingga paduan suara dan tarian dari ibu-ibu PKK menghiasi panggung utama. Tidak ketinggalan, 20 stand UMKM juga turut meramaikan acara, menunjukkan potensi ekonomi kreatif masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati didampingi Wakil Bupati dan Sekda bersama jajaran Pemkab Simalungun menyerahkan BPJS Ketenagakerjaan untuk biaya perobatan jaminan kecelakaan kerja sebesar Rp 796 juta lebih dan Jaminan kematian sebesar Rp 42 juta kepada Ahli waris, dilanjutkan dengan meninjau stand UMKM.
Acara berlangsung hingga malam hari. Panitia telah menyiapkan penampilan spesial dari artis ibu kota, Vanesa Zee dan Juan Reza (Tobala Bale) yang siap menghibur ribuan pengunjung. Deretan penyanyi andalan tanah air dan lokal juga akan tampil memukau, di antaranya Intan Purba, Nuriaty Girsang, Erikson Tondang, Jhon Elyaman Saragih, dan Zefentus Purba.
Keberhasilan penyelenggaraan Pesta Rakyat ini juga didukung oleh kehadiran para pemangku kepentingan, mulai dari Bupati kabupaten tetangga, perwakilan pemerintah kota, TP PKK, DWP, pimpinan BUMN/BUMD, Perbankan, hingga tokoh adat, agama, dan masyarakat. Semua bersatu dalam satu wadah, merayakan sejarah, dan menyongsong masa depan Simalungun yang lebih maju, sejahtera, dan berbudaya.(*)
Berita Lainnya
Wisuda 360 Peserta Sekolah Lansia Tangguh, Bupati Simalungun: “Semangat Belajar Tidak Pernah Dibatasi Oleh Usia”
Pemerintah Kabupaten Simalungun terus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia, dengan menyelenggarakan Wisuda Akbar Sekolah Lansia Tangguh...
Tingkatkan Kapasitas Pengurus, TP PKK Kabupaten Simalungun Ikuti Bimtek PKK Provinsi Sumatera Utara
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun terus berkomitmen memperkokoh kelembagaan serta meningkatkan kompetensi seluruh jajarannya. Hal...
Sambut Kunjungan Wamenkes RI, Bupati Simalungun Berkomitmen Mendukung Percepatan Eliminasi TB
Pemerintah Kabupaten Simalungun menyambut hangat kedatangan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Wamenkes RI), dr. Benyamin Paulus Octavianus, dalam rangka kunjungan...
Tinjau Lokasi Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Sekda Simalungun Pastikan Semua Aspek Pendukung Optimal
Dijadwalkan sebagai tuan rumah pelaksanaan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Simalungun, kesiapan Kecamatan Dolok...
Nobar Final Piala Dunia 2026 Pemkab Simalungun Penuh Semangat Kebersamaan
Gelaran Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Simalungun berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan...
Pemkab Simalungun Gelar Nonton Bareng Piala Dunia FIFA 2026, Momentum Tingkatkan Silaturahmi dan Kebersamaan
Pemerintah Kabupaten Simalungun akan menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 yang dilaksanakan secara terpusat di Balei...